Informasi Kekurangan dan Kelebihan Mobil Honda Brio

Informasi Kekurangan dan Kelebihan Mobil Honda Brio – Honda memperkenalkan mobil Brio pertama kali di tahun 2024 dengan status Completely Built Up (CBU) dari Thailand. Secara resmi Honda Brio dirakit di Indonesia satu tahun kemudian. Hingga saat ini, Brio masih menjadi mobil pilihan untuk mendukung mobilitas di dalam kota. Terdapat 2 varian tipe mobil Brio yakni Honda Brio Satya yang berada di kelas mobil LCGC dan Honda Brio RS di segmen city car. Mengetahui apa saja kelebihan dan kekurangan Honda Brio akan membantu Anda untuk bisa membuat keputusan yang tepat jika saat ini Anda sedang mempertimbangkan untuk membeli mobil ini. Silakan simak artikel berikut untuk mengetahuinya.

Sejak pertama kali diperkenalkan di Indonesia sekitar tahun 2024, Honda Brio memang memiliki banyak peminat. Berdasarkan informasi yang diperoleh dari laman CNC Indonesia, pada periode Februari 2022 yang lalu, Honda Brio menjadi mobil paling laris di Indonesia dengan total penjualan mencapai 5.576 unit. Angka tersebut merupakan gabungan dari Brio Satya dan Honda Brio RS.

Kekurangan Honda Brio

Walaupun sampai Februari 2022, Honda Brio menjadi mobil paling laris di Indonesia, namun mobil ini memiliki beberapa kelemahan yang perlu Anda pertimbangkan sebagai berikut:

1. Ground clearance yang kurang tinggi

Kelemahan yang sering dikeluhkan oleh pemilik Honda Brio adalah ground clearance yang kurang tinggi. Jika dibandingkan dengan salah satu kompetitornya seperti Suzuki Ignis, ground clearance Honda Brio memang lebih rendah. Ignis didesain memiliki ground clearance dengan tinggi 180 mm, sedangkan Honda Brio hanya 165 mm. Hal ini dapat membuat Brio menjadi mudah terbentur saat melewati jalan berlubang maupun ketika melewati polisi tidur yang agak tinggi. Selain dapat membuat pengemudi merasa tidak nyaman ketika mengendarainya, ground clearance yang rendah juga dapat menimbulkan banyak baret di bagian bemper bawah.

2. Adanya road noise

Kelemahan Honda Brio yang selanjutnya adalah kabin yang bising. Kondisi ini terjadi karena peredam kabin yang dimiliki oleh Brio kurang tebal sehingga road noise atau suara gesekan dari roda dan permukaan jalan dapat terdengar sampai ke dalam kabin. Meskipun suara yang terdengar tidak terlalu keras, namun beberapa penumpang dapat merasa terganggu dengan suara tersebut. Apabila Anda sedang mencari mobil dengan kabin yang tenang atau senyap, maka Honda Brio bukan pilihan yang tepat. Namun jika Anda tetap berminat untuk membelinya, maka untuk mengatasi masalah ini Anda perlu menambahkan peredam aftermarket pada bagian panel pintu.

3. Desain interior yang masih sederhana

Meskipun desain eksterior Honda Brio terlihat keren dan sporty, namun hal tersebut berbanding terbalik dengan desain interior yang ada di dalamnya. Saat Anda masuk ke dalam kabin, Anda dapat melihat bahwa desain interior Honda Brio menggunakan material atau bahan server thailand yang menampilkan kesan murah seperti yang terlihat pada bagian dashboard dan trim pintunya. Honda Brio memang dijual dengan harga yang lebih terjangkau. Hal inilah yang membuat Honda terpaksa menekan biaya produksi sehingga bagian interior mobil ini terlihat sederhana.

4. Fitur belum terlalu lengkap

Kelemahan Honda Brio selanjutnya adalah ketersediaan fitur yang belum lengkap. Saat ini Honda Brio memang belum memiliki kamera mundur dan sensor parkir. Padahal, kedua fitur tersebut sudah banyak ditemui pada mobil-mobil keluaran terbaru. Meskipun demikian, untuk menyiasati masalah tersebut banyak pemilik Honda Brio yang melakukan pemasangan sensor parkir atau kamera mundur aftermarket.

Kelebihan Honda Brio

1. Memiliki desain eksterior yang sporty

Honda Brio memiliki desain interior yang sporty namun tetap elegan. Selain itu, Honda Brio juga memiliki banyak pilihan warna mulai dari Crystal Black Pearl (hitam), Modern Steel Metallic (abu-abu), Rallye Red (merah), Lunar Silver Metallic (silver / perak), Taffeta White (putih), Phoenix Orange Pearl (oranye), Carnival Yellow (kuning), serta Carnival Yellow Two Tone (kuning kombinasi hitam). Hal tersebut membuat Honda Brio menjadi diminati oleh banyak konsumen dari segala gender dan kalangan.

2. Harga relatif terjangkau

Harga Honda Brio khususnya Brio Satya bisa dikatakan masih relatif terjangkau dibandingkan dengan mobil LCGC yang lain. Di Indonesia sendiri untuk saat ini, Honda Brio Satya dibanderol dengan kisaran mulai dari Rp 155 jutaan hingga Rp 184 jutaan. Sedangkan untuk harga Honda Brio RS ditawarkan mulai dari Rp 216 jutaan hingga Rp 235 jutaan. Nah, apabila Anda mencari Honda Brio dengan harga yang lebih murah, Brio Satya bisa menjadi pilihan yang sesuai.

3. Irit bahan bakar dan bertenaga

Honda Brio Satya termasuk kategori LCGC dan sudah dikenal luas sebagai mobil yang irit bahan bakar. Mobil ini dilengkapi dengan teknologi bernama PGM-FI sehingga dapat menekan penggunaan bahan bakar kendaraan. Dengan dibekali mesin berkapasitas 1,2 liter, Honda Brio Satya dapat digunakan untuk menempuh jarak 16,6 km/liter pada rute dalam kota. Sedangkan pada rute jalan tol atau jalan bebas hambatan, Honda Brio Satya dapat menempuh jarak sekitar 22,6 km/liter. Selain itu, tenaga yang dihasilkan sebesar 90 PS dengan torsi sebesar 110 Nm sudah lebih dari cukup baik untuk menarik bobot ringan Brio baik di jalanan perkotaan.

4. Resale value yang baik

Honda Brio bekas juga memiliki resale value atau nilai jual kembali yang cukup baik terutama untuk warna Honda Brio favorite seperti warna putih atau hitam. Berdasarkan info yang dirangkum oleh laman GridOto dari pedagang mobil bekas di Jakarta, diketahui bahwa harga mobil Honda Brio bekas relatif stabil. Saat membeli mobil, poin ini juga menjadi salah satu hal yang perlu Anda pertimbangkan sehingga mobil dapat dijual kembali dengan harga yang tidak terlalu jatuh dari harga ketika membelinya.